5 Game yang laris di luar negeri

Mobile tentunya kini menjadi salah satu platform terbesar gamer di seluruh dunia. Termasuk pastinya Indonesia yang kini telah didominasi oleh beragam game mobile, mulai dari offline single player hingga tentunya online multiplayer. Para developer pun kini semakin memaksimalkan game-game mereka untuk dapat dinikmati secara online mulai dari gameplay hingga bagian kecil seperti interaksi sosial, dll. Apalagi mengingat pasar mobile merupakan pasar terbesar dari industri game pada saat ini.

Tapi ternyata kenyataannya tidak seindah itu, karena beberapa game mobile pun bernasib sama dengan game online PC. Dimana beberapa game online mobile di luar sana dapat laku keras, namun di sisi lain beberapa game mobile online juga gagal melebarkan sayapnya di sini. Apakah penyebab game-game tersebut gagal di sini? Berikut daftar game mobile online yang laku di luar negeri namun berakhir sepi dan gagal di Indonesia.


Fortnite Mobile

Bernasib serupa dengan versi PC-nya ternyata Fortnite Mobile juga harus masuk ke daftar ini. Dan tentunya hal ini tidak perlu dipertanyakan lagi penyebabnya, karena kurang lebih Fortnite Mobile memiliki masalah yang juga dimiliki versi PC-nya. Masuk jauh terlambat daripada pesaingnya seperti PUBGM, mekanisme yang dianggap terlalu rumit, serta dukungan dan kebutuhan hardware yang terhitung berat sepertinya menjadi tembok besar untuk menarik minat pemain mobile di Indonesia yang memang rata-rata memiliki smartphone “pas-pasan”.


Asphalt 8/Asphalt 9

Game balap online memang menjadi minoritas baik di platform PC/konsol maupun di mobile. Asphalt sendiri mungkin menjadi salah satu yang berhasil selamat dengan dapat merangkul gamer-gamer casual untuk memainkan gamenya. Namun untuk urusan online serta model gameplay yang dibatasi di berbagai aspek akhirnya membuat game ini tidak memiliki komunitas luas. Di luar negeri sendiri sebenarnya game ini masih bisa sedikit bertahan karena bahkan telah diadakan turnamen esport Asphalt, namun di Indonesia sendiri kelihatannya game ini hanyalah game balap yang diunduh karena ingin mencoba dan kemudian dihapus karena model upgrade, dan mendapatkan mobil yang menyebalkan.


Minecraft Pocket Edition

Sebelum kalian mengatakan bahwa Minecraft itu masih ramai, banyak Youtuber yang masih memainkannya, dll. Saya harus menggaris bawahi bahwa yang akan dibahas disini adalah aspek online yang ada di versi mobilenya. Di luar negeri sendiri Minecraft Mobile merupakan salah satu solusi bagi mereka yang masih ingin bermain bersama dimana saja. Namun di Indonesia sendiri kelihatannya tidak begitu karena mayoritas pemainnya kelihatannya menggunakan versi bajakan. Ya, game berbayar kelihatannya masih menjadi alergi bagi gamer Indonesia. Meskipun harganya sendiri sebenarnya tidak terlalu mahal, hanya Rp 99.000,- saja.

Roblox

Banyak yang mengatakan bahwa Robloxini merupakan kembaran dari Minecraft. Dengan gaya grafik kubistik + keluwesan macam game Lego, Roblox sendiri diam-diam muncul dan berkembang hingga menyaingi Minecraft. Bahkan tercatat jika pengguna aktif Roblox sendiri telah menyusul Minecraft di luar negeri sana. Roblox sendiri memang lebih unggul untuk urusan interaksi sosial karena basisnya yang merupakan sebuah game MMOG (Massively Multiplayer Online Game). Terlebih lagi game ini gratis dibanding Minecraft yang berbayar. Namun sayangnya game ini kelihatannya gagal untuk besar di Indonesia. Minimnya Youtuber atau Influencer yang memainkan dan memperkenalkan game ini menyebabkan Roblox tidak meledak di sini, bahkan dibanding dengan Minecraft.


Dragon Ball Dokkan Battle

Di luar negeri sepertinya segala sesuatu yang berhubungan dengan anime Dragon Ball pasti mendapat banyak perhatian. Tidak terkecuali dengan game Dragon BallDokkan Battle yang dirilis pada 2015 silam, dan masih tetap ramai hingga sekarang. Game ini sendiri menggabungkan banyak elemen dari tipikal game mobile seperti board game, collectible card game, dan juga puzzle persamaan warna ala Zuma. Dan meskipun mendapat sambutan yang sangat baik di luar negeri sana, game ini sendiri bahkan hampir tidak terdengar suaranya sama sekali di Indonesia. Entah karena memang pihak marketing yang tidak menargetkan wilayah Indonesia atau memang kala itu gamer di sini telah terhipnotis oleh game-game mobile MOBA dan battle royale.


Knives Out

Pertarungan dalam genre mainstream tentunya merupakan medan perang paling menyakitkan bagi game-game. Dan virus battle royale yang dibawa oleh PUBG tentunya menggoda banyak publisher untuk menjajal genre ini. Beberapa mungkin berhasil dan bahkan mampu masuk dan diterima oleh gamer di Indonesia, namun tidak sedikit yang gagal untuk mencuri perhatian gamer Indonesia terutama mobile. Salah satunya adalah Knives Out yang dikembangkan oleh NetEase. Saat diperkenalkan pada 2017 lalu, game ini bahkan mendapat predikat “Kloningan PUBG” yang menyebabkan gamer-gamer Indonesia langsung tidak tertarik dan akhirnya menyebabkan game ini mati di sini. Padahal, di luar negeri sana game ini menjadi salah satu game battle royale dengan pemain terbanyak yang bahkan mengalahkan Free Fire.

Baru Saja Rilis, Jumlah Match yang Telah Dimainkan di Call of Duty: Mobile Mencapai 30 Juta Lebih!

Baru saja rilis secara global, Call of Duty: Mobile masih hangat-hangantnya diperbincangkan. Mulai dari visual yang ditawarkan begitu menawan sebagai untuk ukuran game mobile, hingga gameplay yang tak perlu diragukan lagi keseruanya.

Call of Duty: Mobile telah rilis secara global pada tanggal 1 Oktober, bahkan beberapa diantarnya sudah ada yang bisa memiankan pada tanggal 30 September mengingat adanya perbedaan waktu di wilayah tertentu. Sejak pertama kali muncul di publik, Call of Duty: Mobilemenjadi salah satu game mobile yang begitu diantisipasi para penggemarnya. Apalagi game ini hadir secara gratis alias free to play dengan beberapa microtransactions yang ditawarkan seperti skin dan item lainnya. Mode yang ditawarkan juga cukup menarik, mulai dari deatmatch hingga battle royalelayaknya PUBG Mobile. Meskipun ada indikasi tersebarnya cheat bahkan dalam selang waktu hanya satu hari setelah rilis, Call of Duty: Mobile tercatat telah dimainkan lebih dari 38 juta match pada hari Rabu 2 Oktober menurut laporan Dotesport dan terus bertambah hingga saat ini.

Meskipun angka tersebut bisa dibilang cukup besar, target Activision selaku pemegang IP dari franchise Call of Dutyini adalah mencapai setidaknya 300 juta match di Call of Duty: Mobile. Mungkin dengan ukuran tersebut bisa menjadi acuan pengembang untuk menghadirkan kembali update berupa konten hingga penambahan fitur-fitur menarik lainnya. Bahkan kabarnya dalam waktu dekat akan kedatangan mode zombie seperti yang ada di game Call of Duty lainnya. Call of Duty: Mobile kini sudah bisa dimainkan melalui smartphone baik Androidmaupun iOS.

Moonton Mobile Legend Manjakan Para Hero Roamer di Update Patch Kedepannya!

Di update sebelumnya, Valir di revamp di original server, membuatnya menjadi salah satu hero mage yang paling OP di awal season 14 ini. Nah, pada update kedepannya, selain memberikan nerf kepada hero mage Valir, Moonton juga memberikan update baru yang memanjakan Hero – hero roamer seperti tank, support bahkan damage dealer untuk kedepannya.

Sekarang ini, masalah utama dari para Roamer adalah ketika membeli item tersebut, pasokan EXP dan Gold terhenti. Sehingga damage dealer yang menggunakan item roamer tidak akan terlalu berguna di late game karena ketinggalan level dan item. Oleh karena itulah, Item Roaming Awe Mask yang lebih diuntungkan untuk damage dealer tidak terlalu populer di Mobile legends.

Namun, pada update selanjutnya Moonton merework sistem pembagian EXP dan Gold di item roaming untuk kedepannya. Seperti yang bisa dilihat di gambar diatas, Passive dari Roaming Item yaitu Devotion akan di rework, dimana pemain setelah menit ke 12, bisa mendapatkan EXP dan Gold dari membunuh minion bahkan saat ada teman satu team yang berada di area tersebut.

Nah, Bagaimana menurut kalian dengan update tersebut, apakah kalian para damage dealer bakalan membeli item roaming ini untuk tambahan movement speed, health dan passive efek?

PUBG MOBILE Umumkan Kerja Sama dengan The Walking Dead

Gamebrott.com

Tencent Games dan PUBG Corporation hari ini mengumumkan kolaborasi yang menarik dengan AMC yaitu PUBG MOBILE dan The Walking Dead. Mulai 1 Oktober hingga awal 2020, pemain berkesempatan melintasi medan perang sebagai pahlawan terkenal atau penjahat ikonik. Dalam kerja sama ini, dirilis item-item edisi terbatas seperti skin karakter, senjata, dan kendaraan diantaranya termasuk :

  • Daryl Dixon Skin
  • Rick Grimes Skin
  • Negan Skin
  • Michonne Skin
  • Daryl’s Motorcycle Skin
  • Michonne’s Katana Skin
  • Negan’s Bat, ‘Lucille’ Skin

Selain skin, The Walking Dead Board Game juga tersedia sebagai bagian dari kolaborasi. Para pemain hanya perlu mengetuk spanduk di kanan bawah pada menu utama untuk memulai. Para pemain juga bisa mendapatkan reward luar biasa seperti Sepeda Motor Daryl Dixon secara permanen dengan menukarkan poin yang didapatkan dengan menyelesaikan misi serta mengumpulkan item untuk rank yang lebih tinggi. Nantikan pula lebih banyak event dan karakter lain yang akan datang!

Mulai 30 September ini, PUBG MOBILE juga akan memulai acara in-game Fancy Oktober Giveaway! Pemain yang log-in PUBG MOBILE dan berpartisipasi dalam tantangan in-game memiliki peluang untuk memenangkan iPhone 11! Acara ini diluncurkan di wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia, Amerika Utara, Timur Tengah, Afrika Utara, dan India.

Lebih dari 400 juta unduhan dan 50 juta pengguna baru setiap harinya, PUBG MOBILE terus menjadi salah satu game mobile dengan performa terbaik di dunia. Menuju musim ke-sepuluh yang akan dimulai perdana pada hari Minggu, 6 Oktober, The Walking Dead masih menjadi serial dengan peringkat tertinggi di televisi kabel.

The Walking Dead dari AMC adalah brand terbaru yang bergabung dengan jajaran kolaborasi tingkat atas dengan PUBG MOBILE yang sebelumnya sukses dalam berbagai kolaborasi seperti dengan Resident Evil 2 dan Godzilla: King of Monsters.

Baru Sehari Dirilis, Call of Duty Mobile Terbobol Cheat Berbayar Pekalongan Community

“Tak ada sistem yang aman” mungkin itulah peribahasa yang cocok untuk menggambarkan kasus kali ini. Bagaimana tidak, baru satu hari dirilis secara global di Playstore, game ternama keluaran Tencent dan Activision telah berhasil terbobol program curang. Tepatnya 2 Oktober 2019 hari ini sebuah kelompok peretas asal Indonesia bernama Pekalongan Community berhasil membobol game Call of Duty Mobile dimana para penggunanya diberikan keunggulan tak adil dibandingkan player-player lain.

Disclaimer: Kami tidak memiliki hubungan serta tidak mendukung perkembangan cheat game online di Indonesia. Karena bisa merusak ekosistem Game itu sendiri.

Melalui Fanspage resminya bernama Cheat Pekalongan V*P, Pekalongan Community baru saja mempublikasikan cheat alias program curang yang baru saja mereka temukan. Berbeda dengan kebanyakan cheat yang biasa mereka sebarkan, cheat Call of Duty Mobile kali ini mereka tawarkan secara tak cuma-cuma alias berbayar. Beberapa fitur yang ditawarkan oleh mereka bisa dibilang sangat tak adil, mulai dari ; Wallhack, ESP item & Player, aimbot, serta no recoil. Hal yang cukup unik adalah garansi yang mereka tawarkan, mereka berani menjamin bahwa cheat mereka 100% belum terdeteksi oleh sistem sehingga ada kompensasi khusus apabila mereka terbanned akibat sistem.

Cheat ini sendiri berkerja dengan cara yang cukup unik, dimana Pekalongan akan mengemas cheat tersebut menjadi selayaknya sebuah apk khusus. Harga yang mereka tawarkan juga terbilang tidak murah, untuk sebuah game Free 2 play alias gratis untuk dimainkan, mereka berani mematok biaya 150 ribu rupiah untuk langganan tiap bulannya serta 320 ribu rupiah untuk langganan secara permanen.

Sejauh tulisan ini ditulis postingan dari laman pekalongan telah menyita banyak perhatian dari netizen Facebook. Sudah terdapat lebih dari 600 komentar serta lebih dari 1.200 share. Tak sedikit netizen yang menceramahi Pekalongan serta para calon pembeli cheat mereka, tak sedikit juga yang tak sabar ingin memesannya. “Mantap otw beli” ujar salah satu pengguna Facebook berinisial AS.

Langkah Pekalongan Community dalam memonetisasi kelemahan Call of Duty Mobile ini bisa dibilang cukup blak-blakan, meski begitu belum ada statement resmi dari pihak Garena ataupun Tencent selaku pemegang lisensi dari game Call of Duty Mobile.

Piala Presiden Esports 2020 akan Mempertarungkan Tim-Tim dari Tujuh Negara

Jika sebelumnya terdapat bocoran gameapa saja yang nantinya akan dipertandingkan dalam turnamen Piala Presiden Esports 2020. Kini melalui akun instagram resmi Piala Presiden Esports memberikan bocoran bahwa turnamen tersebut nantinya bukan hanya berskala nasional namun akan menjadi agenda internasional.

Hal ini didapat dari ungahan video instagram Piala Presiden Esports yang menampilkan negara-negara yang akan bertanding dalam turnamen tersebut. Negara-negara tersebut adalah Thailand, Philipina, Malaysia, Singapura, Vietnam, Kamboja, dan Indonesia. Event tersebut menjadi turnamen antar negara Asia Tenggara yang tidak kalah dengan Esports SEA Games yang akan digelar lebih dahulu.

Patut diketahui dua game yang kemungkinan akan dipertandingkan dalam Piala Presiden Esports 2020 nantinya adalah Free Fire dan eFootball PES 2020. Diatas kertas kedua game tersebut didominasi oleh tim dari Indonesia. Kemungkinan peserta yang akan mencoba menggangu dominasi Indonesia nantinya adalah Singapura dan Thailand untuk game eFootball PES 2020.

Sementara itu satu game lagi merupakan game lokal dari Indonesia masih belum diumumkan. Pihak Piala Presiden Esports sendiri juga belum memastikan apakah nantinya game lokal tersebut juga akan dipertandingkan untuk negara-negara lainnya atau hanya untuk pemain dari Indonesia. Para pemain nantinya kemungkinan diberikan waktu kurang dari 3 bulan untuk menjajal game tersebut. Kita lihat saja apakah nantinya tim dari Indonesia akan mendominasi turnamen Piala Presiden Esports 2020.

Netmarble, The King of Fighter Allstar Membuka Masa Pre-Registrasinya Dengan Berbagai Hadiah Menarik!

Mengikuti perilisan The King of Fighter AllStar di Global(termasuk Indonesia) pada bulan Oktober, Netmarble akhirnya mengumumkan pra-registrasi dan hadiah bagi mereka yang tidak sabar untuk memainkan game beat’em up action RPGdengan seni bela diri seru dan cepat dari serial SNK yang sangat terkenal, The King of Fighter.

Dapatkan Hadiah Dengan mengikuti Pra-Registrasi The King of Fighter

Mulai hari ini, pemain yang telah melakukan pra-registrasi untuk mengunduh The King of Fighter AllStar di Google Play dan App Store akan menerima ‘Option Card’ Fighter legendaris Kyo Kusanagi dan Iori Yagami. Hadiah premium dan karakter spesial lainnya akan dibagikan saat target pra-registrasi tercapai. Berikut daftar hadiah yang akan diberikan:

  • Total 50.000 Pendaftar Pra-Registrasi: Bintang 4 Baseball Yuri x1
  • Total 150.000 Pendaftar Pra-Registrasi: 100 Ruby + Rare EXP Capsule x10
  • Total 400.000 Pendaftar Pra-Registrasi: Baseball Yuri Card x1
  • Total 700.000 Pendaftar Pra-Registrasi: 400 Ruby + Plus Capsule Box x10
  • Total 1.000.000 Pendaftar Pra-Registrasi: Bintang 5 Fighter Selector x1
The King of Fighter AllStar menghadirkan pertarungan action cepat di mana pemain bertarung melawan beragam musuh, Boss, dan team fighter lain. Keseruan seni bela diri ini dilengkapi dengan balutan grafik berkualitas tinggi, warna yang menyala, dan gerak animasi super cepat, serta lebih dari 50 Fighter untuk dikoleksi dan diperkuat oleh para pemain. The King of Fighter AllStar akan menyajikan konten yang berlimpah dan nostalgia bagi para penggemar serial The King of Fighter dan memberikan keseruan tak terbatas bagi para pemain baru.

Call of Duty Mobile

Anda penggemar game call of Duty? Bersiaplah untuk memainkan game ini di ponsel sebab Call of Duty mobile akan segera meluncur. Call of Duty Mobile Garena menggema di media sosial.

Untuk kawasan Asia Tenggara Call of Duty Mobile akan dirilis oleh Garena. Sejak kemarin (24/7/2019), Garena sudah membuka pre-registrasi. Sudah ada lebih 18.000 akun yang melakukan pre-registrasi di situs Garena.


Pendaftaran pre-registrasi ini bisa dilakukan dengan akun Facebook dan akun Garena. Belum diketahui kapan game online ini akan diluncurkan secara resmi.

Asal tahu saja, untuk meluncurkan Call of Duty Mobile, Activation menggandeng perusahaan China Tencent. Saat ini game ini sudah bisa dimainkan di wilayah Austalia dan Kanada.

Call of Duty Mobile tidak akan jauh berbeda dengan Call of Duty Mobile yang dimainkan di personal computer (PC) atau laptop. Game ini akan mengambil peta dari Black Ops dan Modern Warfare yakni Nuketown dan Hijacked.

Para pemain akan mulai karir sebagai rookie hingga menjadi legendary. Game ini akan memiliki mode battle royale.

EX Borg Review skill

Jakarta, Selular. ID – Mobile Legends
memiliki hero baru dalam diri X.Borg sebagai fighter dengan kekuatan api.

Kehadiran hero baru ini mungkin ditunggu sebagian gamer Mobile Legends yang bosan menggunakan hero lama.

Hero baru di game Mobile Legends ini ialah X.Borg. X.Borg hero Fighter alias petarung jarak dekat. X.Borg merupakan manusia setengah robot yang menggunakan api di setiap skill-nya.

Dilaporkan Game Spot, Ia adalah hero dengan spesialis Regen alias regenerasi nyawa dan Burst Damage atau Damage besar dalam waktu singkat.

X.Borg akan dibekali dengan Firaga Armor buatannya sendiri, yang mana Armor tersebut akan menyatu dengan Max HP miliknya. Jika HP Armor habis, nantinya X.Borg akan melakukan roll ke depan untuk melepaskan diri dari Armor miliknya. Selagi dalam roll, X.Borg akan menjadi immune sementara. Saat HP Armor telah habis, nantinya energi akan terisi secara perlahan dan apabila energi tersebut penuh, maka HP Armor X.Borg akan muncul kembali.

X.Borg cocok bila bertempur di kerumunan musuh berkat skill ulti Last Insanity. Skill membuatnya berputar-putar menembakan api, sehingga mengenai siapapun hero lawan yang didekatnya.

Skill ulti ini tampak serupa dengan skill ulti Claude, yang memungkinkan banyak hero lawan tersakiti bila berada di jarak dekat. Hanya saja, skill ulti X.Borg tampak lebih mematikan karena diakhiri dengan ledakan.

Mobile Legends sedang melakukan event presale untuk hero X.Borg mulai 3 Agustus 2019.

Dengan 20 diamonds, pemain bisa melakukan pre-order sekaligus mendapatkan trial X.Borg selama tiga hari.

Daftar game pc terbaik 2019

1. Call of Duty: Black Ops 4 (2018)

Call of Duty: Black Ops 4 membawa warna baru dalam franchise game perang paling populer di dunia. Tidak seperti pendahulunya, Black Ops 4 hanya menyediakan mode multiplayer dalam gamenya.

Game PC terbaru yang dikembangkan oleh Treyarch dengan publisher Activision ini sendiri merupakan juga sekuel dari Call of Duty: Black Ops III yang dirilis 2015 lalu.

System Requirements Call of Duty: Black Ops 4 (Minimum)

  • OS: Windows 7 (64-bit)
  • Processor: Intel Core i3-4340 or AMD FX-6300
  • Memory: 8GB
  • Graphics: 2GB VRAM Nvidia GeForce GTX 660/AMD Radeon HD 7950
  • DirectX: DirectX 9.0
  • Storage: 80GB

2. Battlefield V (2018

Battlefield V yang sekaligus menjadi seri ke-16 franchise game perang besutan EA ini menawarkan pengalaman grafis mumpuni dengan latar Perang Dunia II.

Walau sempat menuai kritik karena penampilan karakter wanita dan sejumlah kekeliruan sejarah, game ini tetap saja meraih review terbilang positif di kalangan gamer.

System Requirements Battlefield V (Minimum)

  • OS: Windows 7/Windows 8.1/Windows 10
  • Processor: Intel Core i5 6600K or AMD FX-8350
  • Memory: 8GB
  • Graphics: 2GB VRAM Nvidia GeForce GTX 660/AMD Radeon HD 7850
  • DirectX: DirectX 11.0
  • Storage: 50GB

3. This War of Mine (2014)

Game perang memang nggak harus seputar tema Perang Dunia ataupun tembak-tembakan dengan berbagai senjata canggih pada masanya.

This War of Mine malah menceritakan peperangan dari sudut pandang masyarakat sipil yang harus bertahan hidup selama perang berlangsung lho.

Di game PC Terbaik ini kamu bakal dibuat bingung dengan segala keputusan yang sangat berpengaruh pada kelanjutan karakter yang kamu mainkan.

System Requirements This War of Mine (Minimum)

  • OS: Windows XP SP3/Windows Vista
  • Processor: Intel Core 2 Duo 2.4 GHz or AMD Athlon X2 2.8 GHz
  • Memory: 2GB
  • Graphics: 512MB VRAM Nvidia GeForce 9600S/ATI Radeon HD4000
  • DirectX: DirectX 9.0
  • Storage: 5GB

4. Company of Heroes 2 (2013)

Perang identik dengan strategi. Makanya Jaka merekomendasikan Company of Heroes 2 yang menjadi salah satu gamestrategi perang terbaik.

Game yang dikembangkan oleh Relic Entertainment ini merupakan sekuel darigame Company of Heroes yang dirilis pada 2006 lalu.

Intinya di sini kamu akan membangun dan memperkuat artileri untuk menyerang musuh guys.

System Requirements Company of Heroes 2 (Minimum)

  • OS: Windows Vista/Windows 7
  • Processor: Intel Core 2 Duo 2.0 GHz
  • Memory: 2GB
  • Graphics: 256MB VRAM Nvidia GeForce 8800/ATI Radeon HD 2900
  • DirectX: DirectX 10.0
  • Storage: 30GB

5. Sniper Elite V2 (2012)

Buat kamu yang suka game dengan nuansa stealth, Sniper Elite V2 yang mengambil tema peperangan di Berlin juga patut dimainkan.

Di sini kamu akan berperan sebagai seorang penembak jitu untuk menghabisi para tentara Jerman.

Fitur yang paling ikonik dari game PC terbaik ini adalah “Kill-Cam” yang epic abis di masanya!

System Requirements Sniper Elite V2 (Minimum)

  • OS: Windows Vista/Windows 7
  • Processor: Intel Pentium D 3.0 GHz or AMD Athlon 64 X2 4200
  • Memory: 2GB
  • Graphics: 256MB VRAM Nvidia GeForce 8800/ATI Radeon HD 3870
  • DirectX: DirectX 9.0
  • Storage: 10GB
Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai